Menu Manufacture dapat digunakan ketika produk Anda diproduksi atau ketika stoknya bertambah melalui proses pengolahan bahan mentah menjadi barang jadi. Contoh umum dari produk manufaktur adalah proses pembuatan roti/kue. Saat memproduksi roti/kue, Anda dapat menginput semua bahan mentah serta biaya operasional lainnya yang digunakan dalam proses produksi.
Untuk melihat cara mengonfigurasi workflow, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut di bawah ini.
I. Pengaturan Alur Kerja (Workflow) Manufaktur
Langkah 1. Masuk ke menu Setting dan cari manufacture workflow
Langkah 2. Pilih workflow yang Anda ingin terapkan dan klik save
Pada menu Manufacture, terdapat 3 workflow berbeda untuk proses manufaktur, yaitu Instant, 2 Steps, dan 3 Steps. Untuk melihat bagaimana masing-masing workflow manufacture tersebut bekerja, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut di bawah ini.
II. Konfigurasi Produk Manufacture
Langkah 1. Buat produk manufaktur beserta komponen produknya
Untuk melihat langkah detail mengenai cara membuat produk manufaktur, Anda dapat ikuti panduan berikut ini: Produk Tipe Manufaktur
Langkah 2. Masuk ke menu Inventory dan cek stok dari produk manufaktur dan komponen manufaktur tersebut
Contohnya, Produk bernama Wedding Cake memiliki 1 kuantitas
Dan komponen dari manufaktur tersebut terdiri dari: (Egg: 900, Sugar: 9000, Flour: 9000)
Langkah 3. Cek detail produk manufaktur di menu Products
Klik pada produk manufacture dan lihat detail komponennya. Untuk memproduksi 1 qty Wedding Cake diperlukan 100 qty Egg/telur (pcs), 1000 qty Flour/tepung (gr), dan 1000 qty Sugar/gula (gr).
III. Skenario Alur Kerja Instan (Instant Workflow)
Saat menggunakan workflow Instant, ketika membuat barang hasil produksi melalui menu Manufacture, stok bahan baku (komponen manufacture) akan langsung berkurang dan stok barang jadi (produk manufacture) akan langsung bertambah secara bersamaan pada saat job order dibuat.
Ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk melihat cara mengonfigurasi instant workflow dan bagaimana instant workflow bekerja ketika membuat job order untuk tipe produk manufacture:
Langkah 1. Masuk ke Manufacture, pilih Archive, dan klik New
Langkah 2. Pilih outlet dan klik Ok
Pilih outlet di mana Anda akan memproduksi produk manufaktur tersebut.
Langkah 3. Buat job order dan klik Submit
Setelah Anda memasukkan produk manufaktur (Wedding cake) ke dalam list Output, maka list produk yang menjadi komponennya (material) akan muncul di bagian Input.
Langkah 4. Job Order selesai dibuat
Langkah 5. Masuk ke menu Inventory dan cek kembali stok produk manufaktur dan produk yang menjadi komponen manufakturnya
Produk Wedding cake akan menampilkan jumlah sebanyak 2 setelah Anda membuat Job order.
Dan untuk setiap produk yang berfungsi sebagai komponen dari produk manufacture, stoknya akan berkurang sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan untuk memproduksi 1 unit produk manufacture tersebut.
IV. Skenario Alur Kerja 2 Langkah (2 Steps workflow)
Langkah 1. Konfigurasikan Alur Kerja Job order (workflow)
Kembali ke bagian pertama dari Artikel ini untuk mengkonfigurasikan ulang alur kerja Job Order menjadi 2 langkah (2 steps)
Langkah 2. Masuk ke menu Inventory lalu cek stok saat ini dari produk manufaktur dan juga produk komponen manufakturnya
Contoh, saat ini stok produk Wedding cake adalah sebanyak 2 kuantitas
Dan stok komponen dari manufaktur tersebut terdiri dari: (Egg: 800, Sugar: 8000, Flour: 8000)
Langkah 3. Masuk ke menu Manufacture dan klik New
Langkah 4. Pilih outlet dan klik Ok
Pilih outlet di mana Anda akan memproduksi produk manufaktur.
Langkah 5. Buat job order lalu klik Submit
Langkah 6. Job order selesai dibuat
Langkah 7. Masuk ke menu inventory dan cek kembali stok dari produk manufaktur dan produk komponen manufakturnya
Saat ini, stok produk Wedding cake adalah sebanyak 2 dan masih belum bertambah
Dan jika Anda mengecek stok dari produk yang menjadi komponen produk manufaktur tersebut, stok mereka sudah berkurang
Hal ini terjadi karena saat ini Anda menggunakan workflow job order 2 langkah (2-step), di mana stok produk manufacture hanya akan bertambah setelah Anda melakukan Finish Order pada menu Manufacture.
Langkah 8. Masuk ke menu Manufacture, klik pada nomor job order yang sebelumnya terbuat, lalu klik Finish Order
Ketika Anda membuka menu Manufacture, nomor job order yang sebelumnya telah dibuat akan menampilkan status InProgress. Status ini menunjukkan bahwa proses job order masih berada dalam tahap pemrosesan.
Pada tahap InProgress, produk yang digunakan sebagai komponen dari produk manufacture sudah berkurang, namun produk manufacture itu sendiri belum bertambah.
Langkah 9. Manufaktur Selesai
Langkah 10. Masuk ke menu Inventory lalu cek kembali stok dari produk manufaktur
Ketika Anda mengecek stok dari produk Wedding cake, stok produk tersebut bertambah menjadi 3.
V. Skenario Alur Kerja 3 Langkah (3 Steps workflow)
Langkah 1. Konfigurasikan Alur Kerja Job order (workflow)
Kembali ke bagian pertama dari Artikel ini untuk mengkonfigurasikan ulang alur kerja Job Order menjadi 2 langkah (2 steps).
Langkah 2. Masuk ke menu Inventory lalu cek stok saat ini dari produk manufaktur dan juga produk komponen manufakturnya
Contoh, produk Wedding Cake saat ini mempunyai 3 qty
Dan stok komponen dari manufaktur tersebut terdiri dari: (Egg: 700, Sugar: 7000, Flour: 7000)
Langkah 3. Masuk ke menu Manufacture dan klik New
Langkah 4. Pilih Outlet kemudian klik Ok
Pilih outlet di mana Anda akan memproduksi produk manufaktur.
Langkah 5. Buat job order lalu klik Submit
Langkah 6. Job order berhasil dibuat
Langkah 7. Masuk ke menu Inventory dan cek kembali stok produk manufaktur dan produk yang menjadi komponen manufakturnya
Saat ini, stok dari produk Wedding cake masih sebanyak 3 dan belum bertambah.
Dan jika Anda mengecek stok dari produk yang menjadi komponen bahan baku pada produk manufacture tersebut, stok produk komponen tersebut juga belum berkurang
Hal ini terjadi karena Anda saat ini menggunakan workflow job order 3 langkah. Saat menggunakan workflow job order 3 langkah, terdapat satu langkah yang diperlukan untuk mulai mengurangi komponen dari produk manufaktur setelah Anda membuat job order, yaitu langkah Execute Plan.
Anda dapat melakukan Execute Plan pada nomor job order yang sebelumnya telah dibuat. Setelah itu, Anda perlu melakukan Finish Order untuk mulai menambahkan stok dari produk manufaktur tersebut.
Langkah 8. Masuk ke menu Manufacture, klik pada nomor Job order sebelumnya, lalu klik Execute Plan
Saat Anda membuka menu Manufacture, nomor job order yang sebelumnya telah dibuat akan menampilkan status Scheduled. Status ini menunjukkan bahwa proses job order masih berada dalam tahap pemrosesan.
Pada tahap Scheduled, produk yang digunakan sebagai komponen dari produk manufaktur belum dikurangi, dan produk hasil manufaktur itu sendiri juga belum mengalami penambahan stok.
Catatan: Jika status job order pada menu Manufacture masih berada pada tahap Scheduled dan Execute Plan belum dilakukan, maka job order manufaktur tersebut masih dapat diedit.
Langkah 9. Status Job Order sudah berubah
Langkah 10. Masuk ke menu Inventory lalu cek kembali stok dari komponen produk manufacture
Stok dari produk Wedding Cake saat ini masih sebanyak 3 qty dan belum bertambah.
Dan jika Anda mengecek stok dari produk yang menjadi komponen produk manufacture, Stok produk tersebut saat ini sudah berkurang setelah Anda mengklik tombol Execute Plan
Langkah 11. Masuk ke menu Manufactrue, klik pada nomor Job Order sebelumnya, dan klik Finish Order
Langkah 12. Job Order selesai
Langkah 13. Masuk ke menu Inventory lalu cek kembali produk manufacture dan produk yang menjadi komponen dari Manufacture tersebut
Saat Anda mengecek kembali stok dari produk Wedding Cake, Stok produk tersebut sudah bertambah menjadi 4 qty.
Artikel Terkait
DealPOS adalah online point-of-sale yang dirancang khusus untuk bisnis retail yang berkategori Fashion, Minimarkets, Electronics Fresh Food dan Building Material.
Dengan DealPOS, kamu dapat manage both online and offline store inventory toko online dan offline secara realtime dalam satu platform.
Kamu juga bisa berjualan secara omnichannel (offline dan online), karena DealPOS terintegrasi dengan Marketplace (Shopee, Tokopedia, Tiktok Shop, Lazada) dan Webstore Instant (Shopify dan WooCommerce).
Untuk kebutuhan pencatatan keuangan yang lebih detail, tersedia Books App sebagai aplikasi pembukuan terpisah. Selain itu, proses perhitungan stok juga menjadi lebih mudah dengan DealPOS Scanner App yang mendukung fitur scanning barcode dan RFID








































